Saturday, June 14, 2014

KABUT DAN LEMBAYUNG



Banyak yang bicara tentang malam, ketika datang..., aku hanya diam

Banyak yang menggunjing siang, ketika datang..., aku pun hanya diam...

Aku pun menggunjing siang maupun malam, ketika keduanya berlalu...

Jangan kata aku pengecut...!

Aku bicara diwaktu fajar dan petang...
Saat kabut dan lembayung, benar-benar datang...




_SOLITAIRE_

NIKMAT MENIKMATI YANG NIKMAT


Aku dipaksa menikmati...
Hingga aku pun merasa nikmat





030514
~ZO~

MERANGKAK


Silahkan tertawa lebar, wahai dunia...
Memandangku merangkak menggapai rayumu
Katakanlah aku bosan,
Meski aku mencintaimu




_SOLITAIRE_

RACUNMU


Adalah kesekian kalinya
Serapah terlontar berjuta

Padahal hanya akulah yang kau hina
Dihadapan ghaibnya mata dunia
Juga mulutmu yang berbisa

Untukmu takkan ku memutus sua
Meski kau dera aku dengan tatap menghina



_SOLITAIRE_

RANGGAS



Aku pepohon ranggas
Hanya ulat betah meruah
Daging melapuk, rapuh
Angin menghempas, runtuh
Dan wafatku sebagai kayu bakar





_SOLITAIRE_

SIAPA KELUAR LEBIH DULU?



Dalam syahwat, cumbu-cumbu liar melumat
Pasrah dalam senggama mimpi berhasrat
Antara aku dan mimpi, siapa keluar lebih dulu?

Segala Fantasi terumbar pasti
Aneka posisi hiasi penetrasi, berapi-api
Antara aku dan mimpi, siapa keluar lebih dulu?

Aku tak pernah takut menjamu mimpi
Hanya merasa takut, akan segala rintih kenyataan...





_SOLITAIRE_

SEPERTI BIASA


Seperti biasa...
Senyum tersungging menghina
Aku kebal dengan semuanya...
Hinalah aku sepuasnya

Seperti biasa...
Selalu utamakan gaya
Aku penyaksi sebagian cerita
Bersoleklah selagi kau suka...

Seperti biasa...
Di hantar gelinding roda zaman
Aku tergilas serata jalan
Tinggalkan aku setega hinamu

Seperti biasa...
Aku sudah semakin terbiasa



_SOLITAIRE_

Saturday, January 4, 2014

MUALAF ( Cahaya penerang gamang)



Dalam kegamangan itu, mereka mencari tahu tentang 'kebenaran'
Lalu serat merta, Cahaya itu datang merengkuh perlahan...

Dan mata mata yang gamang terbelalak dalam terang

Arah tujuan mereka pun menjadi lapang

Tak ada mustahil bagi tangan tangan pemberi cahaya

Membalik gelap menjadi terang hal mudah bagi-Nya

Tiada sesiapapun yang dipaksa, juga mereka...

Yang memaksa mereka adalah relung relung hatinya


_SOLITAIRE_

Wednesday, January 1, 2014

SIPUT DALAM LABIRIN MAYA


Teman temanku tak lebih lincah, cenderung lamban saja
Bahkan mereka berjalan mundur ribuan hasta
Ada deviasi langkah yang mereka jalani tanpa paksa
Ikhlas saja di sesatkan gelapnya malam buta

aku tahu  rerimbun itu menanti jamah langkah ku yang tanpa daya
Di sana kesegaran sangat terjaga
Luas nya pun tak ter hingga sudut netra

Namun bersabarlah duhai syurga...!
Aku masih linglung di kisruh belantara rimba
Rimba yang berlatar dinding kaku berkabut jelaga
Tak bisa kulihat tembus dunia
Segala nya keruh tanpa warna

Entah pandang yang semakin lamur kah ?

Aku hanya harus bersabar sendirian saja
Tanpa sekutu, tanpa suaka
Bahkan curahan hatiku kandas di tenggorok dahaga

Langkah harus ku tuntun hati yang waskita
Karena jalan keluar dari labirin ini, belum ku temukan jua...?



_SOLITAIRE_